Inilah 10 Peraturan Google Adsense yang Harus Dipatuhi Publiser

Peraturan Google-Adsense 2018

Peraturan Google Adsense. Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan mengenai peraturan-peraturan program Google Adsense yang harus Anda pahami agar akun Adsense Anda tetap aman dan tidak diberhentikan (disabled/banned).

Kebijakan-dan-Peraturan-Google-Adsense
Kebijakan-dan-Peraturan-Google-Adsense

Karena menurut peraturan Google, jika akun Adsense seorang publisher telah di “disabled” maka dia tidak diperbolehkan lagi untuk mengikuti program Adsense, jadi jagalah akun Adsense Anda dengan baik dan patuhi peraturan-peraturan berikut ini:

 

  1. Jangan melakukan klik terhadap iklan Adsense milik Anda sendiri Misalnya Anda meng-klik iklan yang muncul pada blog milik Anda sendiri dengan sengaja, ini tidak boleh dilakukan. Sumber klik iklan Adsense pada blog Anda  harus  berasal  dari  pengunjung  blog  yang  memang  tertarik terhadap suatu iklan.
  2. Tidak boleh mengarahkan orang lain untuk meng-klik iklan Adsense yang ada pada blog Anda

Jangan meminta pengunjung blog atau menyuruh orang lain untuk meng-klik iklan Adsense yang ada pada blog Anda. Kemudian tidak boleh memberi arahan untuk meng-klik iklan Adsense, misalnya memberi perintah untuk klik iklan atau memberi tanda panah ke arah iklan agar pengunjung melakukan klik.

  1. Jangan memasang iklan Adsense pada konten yang dilarang
READ :   Cara Umum Menerapkan SEO Dalam Membuat Web

Google tidak memperbolehkan publisher untuk memasang iklan Adsense pada blog yang berkonten dewasa, konten tentang hacking/cracking, konten tentang perjudian, konten tentang kekerasan, konten berbau kriminal, konten berhak cipta/copyright (contoh: situs film bajakan, musik bajakan, dan sejenisnya). Selain itu Anda juga tidak diperbolehkan memasang iklan Adsense pada halaman blog yang kosong/tidak ada kontennya.

  1. Jangan memanipulasi halaman website/blog

Misalnya menambahkan berbagai kata kunci yang tidak relevan atau kata kunci yang berulang-ulang kedalam blog dengan tujuan untuk memanipulasi mesin pencari. Buatlah konten yang jelas dan bermanfaat.

  1. Tidak boleh mencurangi sumber trafik

Misalnnya menggunakan software/pemrograman dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah pengunjung blog dan menghasilkan klik yang tidak sah.

  1. Jangan memanipulasi posisi iklan Adsense
READ :   Mendaftar Jadi Member Tokoonline Gratis Tokopedia Cuma Perlu 7 Menit

Jangan memanipulasi iklan Adsense sehingga pengunjung blog merasa kesulitan untuk membedakan yang mana iklan dan yang mana konten atau link pada blog.

  1. Jangan memasang Iklan Adsense lebih dari 3 buah

Publisher hanya diperbolehkan memasang maksimal 3 unit iklan (iklan text/iamge) dan 3 buah iklan jenis link unit (iklan link). Jadi maksimal 6 iklan Adsense.

  1. Tidak boleh mengubah atau mengotak-ngatik kode iklan Adsense Publisher Adsense tidak boleh mengubah kode iklan Adsense yang dapat menyebabkan iklan berubah atau error.
  2. Tidak boleh memiliki akun Adsense lebih dari satu

Publisher Adsense hanya diperbolehkan memiliki satu buah akun Adsense individual.

  1. Jangan melakukan SPAM

Jangan  melakukan  spamming  di  sosial  media  (Facebook,  Twitter)  dan jangan melakukan spamming pada website/forum/blog milik orang lain.

READ :   Menambahkan Google+ ke Website
Ikuti peraturan dan kebijakan google adsense agar akun tidak dibanned
Ikuti peraturan dan kebijakan google adsense agar akun tidak dibanned

Itulah beberapa peraturan program Google Adsense yang harus dipatuhi, jika Anda melanggar peraturan-peraturan diatas maka cepat atau lambat akun Adsense Anda bisa saja di non-aktifkan oleh Google, dan Anda tidak bisa lagi menampilkan iklan Adsense pada blog Anda. Tapi jika Anda tidak melakukan kecurangan apapun, maka tidak perlu khawatir dengan keamanan akun Adsense Anda.  Saya  menggunakan akun Adsense sejak tahun  2007  dan masih  aktif hingga sekarang karena tidak pernah melakukan kecurangan.

 

Similar Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.