Nama Domain dan Hosting

Top level domain

Nama Domain dan hosting dua istilah yang sering bergandengan dalam dunia internet.  Agar mudah memahami kedua istilah tersebut, saya misalkan saja sedulur netter masuk sebuah mall, maka didalamnya banyak toko-toko besar dan kecil. Tiap toko memiliki nama sendiri-sendiri yang unik sesuai selera pemiliknya. Tidak ada nama toko yang sama. Nama toko inilah, misalnya “PesonaWisataIndonesia.com” atau “PerjalananUmroh.com”, yang disebut nama domain. Sedang tokonya adalah lokasi sedulur netter menempatkan nama domain disebut hosting.

Pada mulanya, sebuat situs di internet dikenali dari sederetan angka yang disebut IP Address, misalnya 123.456.78. Namun untuk memudahkan dalam mengenali dan mengingatnya, digunakan penamaan dengan sebuah nama pengganti dalam bentuk huruf (tulisan/nama). Nama inilah yang disebut sebagai domain name. Misalnya: IP Address 74.125.53.100 dapat dikenali sebagai nama domain Googel.com.

Seperti nama toko, domain name bersifat unik yang berarti satu nama domain tidak dapat dimiliki oleh dua orang (pengguna) yang berbeda. Sebuah organisasi bernama Internet Network Information Center (InterNIC)  bertugas melakukan administrasi nama domain ini.

READ :   Mencari Domain dan Hosting Murah

Nama domain tediri dari 2 bagian. Pertama yaitu nama yang sedulur netter pilih di bagian depan dan kedua,  akhiran nama domain. Kedua bagian ini dipisahkan dengan tanda titik (dibaca “dot”). Jelasnya nama domain saya: CaraMembuat Web.net. Cara Membuat Web adalah nama yang saya pilih untuk nama domain web saya nantinya. Lalu dipisahkan oleh tanda titik (dot) dan akhiran “net”.  Bagian akhiran nama domain ini sebenarnya jumlahnya banyak sekitar 160-an.

Namun dari sekian banyak akhiran domain tersebut yang paling popular adalah akhiran: com, net. Info, org, edu, gov, atau mil. Akhiran-akhiran nama domain tersebut tergolong top level domain. Akhiran domain tersebut sebenarnya merupakan singkatan: com (commercial), net (network), org (organization), edu (education), gov (government) dan mil (military).

Nama domain yang sedulur netter pilih tersebut bisa sedulur netter daftarkan ke InterNIC melalui agen-agen penjualan domain, baik lokal maupun internasional. Syaratnya, ya selama nama domain tersebut belum didaftarkan orang lain. Biaya pendaftaran atau lebih tepatnya biaya sewa umumnya dihitung per tahun, sekitar Rp20 ribu hingga Rp125 ribu per tahun. Tergantung promo dan jenis akhiran domain. Akhiran titik com, cenderung lebih mahal dari yang lain.

READ :   Ebook Gratis Cara Membuat Web dengan WordPress

Selama sedulur netter aktif memperpanjang biaya sewa maka nama domain tersebut tetap menjadi milik sedulur netter. Bagaimana bila sedulur netter tidak memperpanjang sewanya? Ya, oleh agen-agen penjual akan dilelang ke umum. Pola ini juga memungkinkan sedulur netter memiliki sebanyak-banyaknya nama domain dan menjualnya lagi bila ada sedulur netter lain memerlukan. Artinya nama domain saat ini sudah menjadi suatu produk yang bisa diperjual belikan.

Jenis Jenis Nama Domain

Ada dua jenis top level domain, yaitu Generic Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Lavel Domain (ccTLD).

Generic Top Level Domain (gTLD) merupakan domain utama yang umumnya menggunakan kode akhiran 3 huruf seperti: com, net, atau org. Kode ini awalnya untuk menunjukkan fungsi penggunaannya. Namun kini sudah bisa dipakai siapa pun. Meski begitu masih ada beberapa yang terbatas seperti: mil (untuk militer), edu (untuk pendidikan), gov (untuk pemerintah). Daftar  gTLD bisa sedulur netter lihat di http://en.wikipedia.org/wiki/Generic­top-level-domain.

READ :   Cara Mendapatkan Domain Murah

Country Code Top Lavel Domain (ccTLD) merupakan domain utama yang disediakan bagi negera-negara di dunia. Misalnya domain: id (Indonesia), uk (Inggris) atau jp(Jepang). Info lengkapnya bisa sedulur netter lihat di http://en.wikipedia.org/wiki/Country_code_top-level-domain. Khusus ccTLD Indonesia (id) dibagi-bagi lagi sesuai fungsi dan penggunaannya. Misal: co.id (komersial), or.id (organisasi), go.id (pemerintahan). Info lengkapnya bisa dilihat di http://www.pandi.or.id/wiki/ketentuan-dan-kebijakan. Akhiran-akhiran top level nama domain ini sering pula disebut extention domain.

Wassalam

Sudjono AF

 

Baca juga:

Similar Posts:

One thought on “Nama Domain dan Hosting”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.